Serunya Futsal Cewek
Posted by hyunkeru pada 24 November, 2008
Lagi under pressure nih. Dua hari lagi mengumpulkan makalah Tugas akhir. Program sih udah selesai, tinggal rampungkan buku TA. Berhubung lagi buntu, gak tau mesti ngetik apa lagi tiba-tiba aja kepingin ngisi blog. Masih segar dalam ingatan tentang kegiatan di gereja hari Sabtu kemarin, sepakbola cewek. Jadi dituangkan di sini aja, mumpung masih ingat.
Kali ini mau cerita tentang serunya sepakbola cewek yang diadakan oleh PPGT. PPGT itu Persekutuan Pemuda Gereja Toraja. Acara ato pertandingannya diadain di halaman parkir gereja. Sudah disediakan gawang kecil oleh panitia. Selain itu juga para suporter dan pendukung udah membludak di tribun penonton, maksudnya tangga gereja. Untuk kompetisi sepakbola kali ini diikuti oleh tiga tim, anak-anak dari Petra, dari UPH, dan gabungan ITS UNAIR. Sistem pertandingan ini adalah home – away, jadi setiap tim bertemu dua kali. Setiap tim memainkan 5 pemainnya, sedangkan sisanya adalah pemain cadangan. Tidak ada penjaga gawang untuk pertandingan ini. Pertandingannya sih direncanakan dua kali, hari Sabtu kemarin dan Sabtu depan. Sabtu kemarin sudah dilangsungkan dua laga, yaitu antara UPH vs Petra dan Unair vs Petra. Untuk pertandingan UPH vs Unair terpaksa ditunda karena hari sudah gelap.
Jalannya pertandingan
Pertandingan pertama dimulai dengan pertemuan pertama antara Tim dari Petra melawan Tim UPH. Tim Petra membawa pemain yang cukup lengkap, sekitar 10 pemain. Pendukung masing-masing tim cukup optimis dengan tim kebanggaannya. Khusus untuk Tim Petra mempunyai pelatih yang “belum punya pengalaman” menangani tim sebesar ini (hahaha, sori Abdi). Di samping itu, ada satu anak Petra nih yang membelot ikut Tim UPH. Hati-hati To’nang, tidak akan diijinkan masuk kost….
Pertandingan dimulai dengan dipimpin Toto’ sebagai wasit dan Tara sebagai hakim garis. Pertandingan cukup seru, atau bisa dibilang sangat lucu dan menghibur. Penonton begitu heboh berteriak, tertawa, memberi instruksi. Maklum, karena cewek yang main jadi lebih banyak kejadian lucu yang terjadi.


Suasana bench Tim Petra bersama pelatihnya
Pada babak pertama ini, tim Petra unggul 1 – 0 dengan gol yang diciptakan oleh Mira. Gol ini cukup indah dengan pergerakan individu yang baik (hehehe, cie bangga Aa’ Evan). Memasuki masa istirahat, pelatih Abdi Itam memberikan instruksi untuk pemain-pemainnya.
Namun petaka buat tim Petra pada babak kedua. Pada babak ini, Tim UPH berhasil membalikkan keadaan di mana mereka mencetak tiga gol. Pada akhir pertandingan, Tim Petra memperkecil ketertinggalan dengan mencetak satu gol lewat Memes. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3 – 2 untuk kekalahan anak-anak Petra. Payah nih, udah pake pelatih, masih kalah. Kendala utama tim terletak pada stamina pemain yang mudah habis. Terlalu sering tidur semua mungkin jadi penyebabnya (hehehe, ampun….).

Tim UPH
Penonton dan pendukung tim Petra tidak puas dengan kinerja timnya dan meminta pelatih untuk memperbaiki kinerjanya. Gimana nih, pak pelatih “Abdi Itam”. Bisa kalah di kandang??? Minggu depan main tandang.
Pertandingan Kedua – Unair vs Petra
Pertandingan kedua ini sangat penting sebagai ajang merebut poin, jika tidak ingin terdampar di dasar klasemen. Untuk itu, pelatih berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Namun karena stamina Sanda sebagai bek yang sudah habis, pelatih terpaksa merotasi pemainnya.

Kick Off – Petra vs Unair
Keputusan pelatih dalam menentukan formasi yang salah menjadi tragedi alias bencana bagi tim Petra yang berkostum merah. Melawan anak Unair yang menggunakan kostum putih, babak pertama mereka dipermalukan dengan skor 0 – 2. Tekanan dari suporter pun membuat kursi pelatih Abdi goyah.

Pertandingan Petra vs Unair
Bababk kedua digunakan formasi dengan komposisi pemain baru. Hasilnya, pada babak ini Tim merah mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 2 – 2. Pelatih Abdi patut berterima kasih kepada Memes yang menyumbangkan dua gol pada babak kedua. Gol pertama tercipta dengan cukup indah, sedangkan gol kedua terjadi dari titik pinalti. Hal ini terjadi karena Tris, pemain dari Unair, melakukan handsball di kotak terlarang. Memes yang melakukan pinalti melakanakan tugasnya dengan baik.
Meskipun berhasil memaksakan hasil seri, pelatih Abdi dipastikan tidak dapat tidur dengan tenang. Suporter merasa tidak puas dengan kinerja pelatih, di mana saat ini Tim Petra berada di dasar klasemen dengan 1 poin, hasil dari sekali kalah dan sekali menang. Jika tidak menghadirkan kemenangan pada pertandingan selanjutnya, besar kemungkinan Abdi akan dilengserkan dari jabatannya (hahaha, rasakan)….

Tribun yang dipadati penonton
Beberapa kejadian yang cukup mengocok perut dalam pertandingan ini adalah masuknya Dodo yang merupakan pemain UPH ke dalam gawang. Kejadian tersebut mengundang tawa dari semua penonton karena Dodo berguling-guling masuk ke dalam gawang. Di samping itu, Tris juga sempat masuk ke dalam gawang. Cukup menghibur penonton dengan kejadian-kejadian lucunya.
Sekian liputan singkatnya, tunggu liputan pertandingan berikutnya sabtu depan. Diharapkan kepada asisten saya, Heru ikut meliput. Jangan makan gaji buta (hehehe, peace…)







DD berkata
Mantap juga kegiatan ini. Hahahaha…
Kamapraja » Blog Archive » Pertandingan Futsal Cewek berkata
[...] Pertandingan Sepakbola Cewek [...]
apriel berkata
hahahahahahaha…… den ia baju merah malapu’ misa’ la
asthie berkata
keren,,,,
ayo tim futsal petra,,,semangat,,,
buAt memez,,jangAn terlalu sering d charge,,nti btreinya cepat drop,,truz ga kuat main futsal,,,he,,he,,,
fidel_Pite' berkata
PECAT ABDIIIII….!!!!!!!
Kami pendukung The Petra Mania…..KECEWA dengan hasil pertandingan!!!!
hyunkeru berkata
selamat berjuang buat timm futsalnya petra…
sikat semua lawan…
kalo perlu patah kakinya……..
hahahahaha